Dampak Banjir, Sejumlah Kawasan di Jakarta Barat Gelap Gulita

PLN melakukan pemadaman aliran listrik sementara terhadap daerah yang dilanda banjir di wilayah Jakarta. Pemadaman sementara yang dilakukan PLN dalam rangka menjaga keselamatan warga. Misalnya yang terjadi di Jalan Joglo Raya, Jakarta Barat.

Di sepanjang jalan tersebut, lampu penerangan jalan padam. Hanya terlihat cahaya berasal dari kendaraan yang melintas di jalan itu. Permukiman warga, serta warung mengandalkan cahaya lilin untuk sumber penerangan.

Selain di Joglo, wilayah yang terdampak pemadaman listrik yakni Duri Kosambi, Kemanggisan, Kembangan, Petamburan, Kebon Jeruk, Daan Mogot, dan Tanjung Duren. Sebelumnya, hujan mengguyur Jakarta saat malam pergantian tahun dan masih berlangsung sampai paginya. Akibat hujan tersebut beberapa wilayah Jakarta terendam banjir.

PLN melakukan pemadaman listrik sementara di wilayah yang terdampak banjir demi keselamatan masyarakat agar terhindar dari bahaya arus listrik. "Kami turut prihatin atas musibah ini, kami amankan listriknya sampai benar benar siap untuk dinyalakan agar masyarakat terhindar dari sengatan listrik," kata General Manager PLN Unit Induk Distribusi Jakarta Ikhsan Asaad dalam keterangannya. Hujan lebat yang mengguyur Ibu Kota pada saat malam pergantian tahun membuat sejumlah wilayah Jakarta terendam banjir.

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengatakan hujan deras dan banjir di Ibu Kota menyebabkan 4 orang meninggal dunia. "Sejauh ini ada 4 yang confirm meninggal, 2 di Jakarta Timur, 1 di Jakarta Pusat, dan 1 di Jakarta Selatan. Mudah mudahan angkanya tidak bertambah dan kita memastikan seluruh medis sudah bekerja di semua kawasan," kata Anies Baswedan di Kawasan Monas, Jakarta Pusat, Rabu (1/1/2020). Ia mengatakan hingga pukul 16.00 wib sore ini tercatat ada 17.079 pengungsi.

Para pengungsi tersebut sudah dikelola di sejumlah tempat di Jakarta. "Jadi pertama konsentrasi kita di Jakarta adalah menyelamatkan seluruh warga yang lingkungan rumahnya, tempat tinggalnya tergenang air,"katanya. Menurut Anies pihaknya telah menerjunkan lebih dari 120 ribu petugas untuk membantu para korban terdampak banjir.

Para petugas tersebut sudah bersiaga sejak semalam. "Jadi Alhamdulillah tempat tinggal sementara, hunian, fasilitas kesehatan obat obatan, tenaga medis makanan minuman semua Alhamdulillah sudah disiapkan. Kemudian bagi masyarakat yang mengalami masalah bisa menghubungi kami sejak pagi yang berada di lapangan," katanya. Kepala Pusat Data Informasi dan Komunikasi (Kapusdatinkom) BNPB Agus Wibowo mengatakan banjir yang melanda Jakarta dan sekitarnya pada malam pergantian tahun menyebabkan 9 korban meninggal dunia.

"Data yang berhasil dihimpun oleh BNPB dari berbagai sumber menemukan ada 9 korban meninggal dunia karena bencana banjir dan tanah longsor," ujar Agus Wibowo melalui keterangan tertulisnya, Rabu (1/1/2020). Mereka yang meninggal tidak hanya di Jakarta melainkan juga di wilayah Depok dan Bogor. Mereka sebagian meninggal karena tertimpa longsor dan mengalami Hipotermia. Menurutnya, BMKG memprediksi masih terjadi hujan pada hari ini sehingga kemungkinan banjir masih bisa terjadi.

Pihaknya mengimbau kepada masyarakat yang tinggal di daerah yang potensi banjirnya akan meningkat, agar mengevakuasi ke tempat aman terlebih dahulu. “Yang penting selamatkan jiwa terlebih dahulu” katanya. Adapun, mereka yang meninggal akibat hujan deras dan banjir tersebut yakni:

1. M Ali (82), Kelurahan Cipinang Melayu, Jakarta Timur (Korban mengalami hipotermia). 2. Siti Hawa (72), Kelurahan Cipinang Melayu, Jakarta Timur (Korban mengalami hipotermia). 3. Willi Surahman, Kelurahan Cipinang Melayu, Jakarta Timur (Korban mengalami hipotermia).

4. Rumsinah (68), Jalan Al Barokah RT 07, RW 01, Kelurahan Pangkalan Jati Baru, Kecamatan Cinere, Kota Depok (Korban tertimbun tanah longsor). 5. N (8), Jalan Al Barokah RT 07, RW 01, Kelurahan Pangkalan Jati Baru, Kecamatan Cinere, Kota Depok (Korban tertimbun tanah longsor). 6. Amelia (27), Jalan Al Barokah RT 07, RW 01, Kelurahan Pangkalan Jati Baru, Kecamatan Cinere, Kota Depok (Korban tertimbun tanah longsor).

7. Marsdianto (20), Perumahan Puri Citayam Permai 2, Desa Rawa Panjang, Kecamatan Bojonggede, Kabupaten Bogor (Korban terseret arus banjir saat aliran kali yang berada persis di depan rumahnya menjebol tanggul). 8. Arfiqo Alif (16) warga Kemayoran, Jakarta Pusat. Kesetrum listrik. 9. Ibu Kusmiyati (30 thn), korban tertimpa tanah longsor, Tanah Sereal, Kota Bogor.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *