Ditemukan Penjarahan Terorganisir dalam Demonstrasi Kematian George Floyd

Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) Chicago mengungkapkan kondisi terkini dari kerusuhan demonstrasi kematian George Floyd. Dalam siaran pers yang diterima Kompas.com pada Sabtu (1/6/2020), KJRI Chicago menyebutkan kondisi WNI tetap baik dan aman. Meski begitu, kerusuhan masih merebak di wilayah kerja KJRI Chicago dan belum ada tanda tanda mereda, begitu pun dengan penjarahan yang masih terjadi.

Bahkan ditemukan ada penjarahan terorganisir yang pelakunya dibekal HT dan truk suplai. Berikut adalah update situasi terkini di Minnesota, Chicago, dan situsasi di negara bagian Midwest AS lainnya yang masuk di wilker KJRI Chicago. Berbeda dengan unjuk rasa yang memanas pada malam sebelumnya, para demonstran di kota Minneapolis hingga Minggu (31/5/2020) dini hari diberitakan tidak lagi melakukan penjarahan serta pengrusakan properti, dan hanya ditemukan sejumlah kecil aksi pembakaran.

Gubernur Minnesota Tim Walz mengapresiasi peran serta warga untuk turut menjaga toko toko tidak menjadi korban penjarahan atau pengrusakan sebagaimana aksi sebelumnya. Gubernur dalam konferensi pers Minggu pagi juga menyampaikan apresiasi atas keberhasilan tim aparat keamanan, yang merupakan gabungan antara kepolisian lokal dengan lebih kurang 5.025 tentara Garda Nasional, dalam membubarkan massa. Hingga Minggu dini hari tercatat 100 orang telah ditahan, sebagian besar karena pasal kepemilikan senjata. Menurut media setempat, dari yang ditangkap 20 persen diketahui berasal dari luar negara bagian Minnesota.

Pada Minggu sore, para pengunjuk rasa kembali berkumpul di lokasi tempat George Floyd ditangkap dan bergerak menuju Minnesota State Capital di kawasan pusat kota Minneapolis. Massa juga sempat memasuki dan memblokir jalan tol I 94 dan I 35 yang menimbulkan kemacetan panjang. Pemerintah setempat menutup seluruh ruas tol menuju Minneapolis dan St Paul pada pukul 17.00. Hingga pukul 21.00 massa diketahui masih terus berkumpul di kawasan pusat kota Minneapolis.

Pada Minggu sore pengunjuk rasa kembali berkumpul di lokasi tempat George Floyd dibekuk. Mereka kemudian bergerak menuju Minnesota State Capital di kawasan pusat kota Minneapolis. Di sore hari juga, ada insiden sebuah truk trailer melaju kencang mencoba menerobos di jalan tol I 35 yang tengah dilalui dan diblokir oleh para demonstran. Walaupun tidak ada demonstran yang terluka, insiden ini memancing emosi para demonstran yang sebelumnya masih tenang. Supir truk tersebut sempat dihakimi massa, namun berhasil dievakuasi polisi ke RS, ditahan polisi, dan dituntut.

Pada pukul 12 malam massa masih terus berkumpul di kawasan pusat kota Minneapolis. Terdapat 150 orang yang telah ditangkap Minggu malam ini. Pada aksi massa Sabtu Minggu, hampir seluruh pertokoan di sepanjang jalan Michigan dan State (salah satu kawasan pusat perbelanjaan di downtown Chicago atau Loop), serta kawasan River North dan Old Town dirusak dan dijarah, termasuk toko toko besar seperti Macy’s, Walgreens, Zara, dan Nike serta beberapa mobil polisi dirusak dan dibakar. Anggota Dewan Kota Chicago dari Distrik ke 42, Brendan Reilly, mengatakan para penjarah secara terorganisir menyasar pertokoan dan bisnis di kawasan Loop dengan menggunakan beberapa truk kecil.

Tidak hanya toko toko dan ritel besar, bank dan mesin ATM hampir seluruh bank di kawasan Loop juga menjadi sasaran penjarahan, bahkan termasuk mesin dispenser marijuana (cannabis). Mengantisipasi aksi unjuk rasa yang akan berlangsung hari Minggu siang dan mencegah datangnya lebih banyak demonstran, otoritas Chicago untuk sementara waktu menghentikan seluruh jaringan kereta dan bus umum yang melewati kawasan Loop; menutup beberapa akses jalan ke arah Loop, termasuk 5 jalur keluar jalan tol; serta tidak menurunkan seluruh jembatan angkat yang menuju Loop yang telah dinaikkan sejak Sabtu sore. Polisi juga hanya memberikan akses masuk kepada warga yang bekerja atau tinggal di kawasan tersebut.

Peritel Target Minggu siang (31/5/2020) memutuskan menutup sementara 7 tokonya di Chicago, khususnya 5 yang berada di sekitar Loop (Hyde Park, West Loop, South Loop, Streeterville, dan State Street). Gubernur Illinois JB Pritzker pada Minggu sore memenuhi permintaan Wali Kota Chicago Lori Lightfoot, untuk mengaktifkan 375 pasukan Garda Nasional guna membantu kepolisian Chicago menjaga penutupan jalan, namun tidak untuk berhadapan dengan para demonstran. Aksi demonstrasi yang terjadi di pusat kota Chicago pada Minggu malam pada umumnya berlangsung damai. Saat berlakunya jam malam pada jam 21.00, massa masih dilaporkan berkeliling di kawasan pusat kota dan memblokir jalanan yang mereka lalui.

Pukul 21.45, polisi negara bagian Illinois melaporkan penutupan sejumlah jalanan oleh para demonstran saat mereka mulai bergerak menuju pinggiran kota Chicago. Meski di pusat kota Chicago kondisi relatif tenang, tidak demikian di pinggiran kota. Pada Minggu sore aksi perusakan dan penjarahan terjadi di Englewood, 12 km sebelah selatan Chicago yang didominasi warga kulit hitam, dan mengakibatkan dua toko terbakar. Polisi menutup sejumlah jalan untuk membatasi gerak para demonstran. Sebaliknya demonstran juga sempat menutup jalan raya di tepi danau (Lake Shore Drive), sehingga menimbulkan kemacetan.

Aksi penjarahan dan perusakan juga terjadi Minggu sore di sejumlah kawasan pinggiran kota yang berjarak 20 km dari Chicago, antara lain di Evanston (utara), serta di Tinley Park, Blue Park, dan Calumet City (selatan). Massa menjarah sejumlah toko, antara lain toko pakaian dan toko kelontong di Chatham, serta pusat pertokoan South Avenue. Di Aurora, kota terbesar kedua di Illinois (60 km barat Chicago), massa pada awalnya berkumpul di depan kantor polisi, namun kericuhan pecah dan massa mulai melakukan aksi anarkis melakukan aksi perusakan dan menjarah beberapa toko di kawasan pusat kota.

Setidaknya sebuah mobil polisi sempat dibakar massa. Namun, memasuki jam malam, massa mulai bergerak membubarkan diri. Setidaknya terdapat lima kota di sekitar Chicago, yaitu Aurora, Oak Lawn, Orland Park, Tinley Park dan Blue Park menetapkan jam malam untuk Minggu (20.00/21.00) hingga Senin (05.00/06.00). Michigan: Wali Kota Detroit Mike Duggan Minggu siang mengumumkan jam malam untuk Minggu (20.00) sampai Senin (05.00), setelah polisi menahan 84 orang dalam aksi protes Minggu dini hari (meningkat dari 60 di hari sebelumnya).

Mayoritas yang ditangkap berasal dari kawasan pinggiran Detroit, 2 orang dari Ohio dan Tennessee. Duggan juga menyampaikan adanya kelompok demonstran yang memang berniat melakukan perusakan. Mereka tampak terorganisir, serta dilengkapi HT dan membawa truk suplai. Namun, Duggan menambahkan, skala kerusakan di Detroit masih belum sebesar kota kota lainnya, seperti Minneapolis. Sekitar 400 demonstran kembali berkumpul di kantor polisi Detroit Minggu sore hingga pukul 20.00 yang merupakan waktu dimulainya jam malam (hingga Senin pukul 05.00).

Polisi mulai bergerak membubarkan massa pukul 20.45 dengan gas air mata. Indiana: Di kota Indianapolis dilaporkan setidaknya 30 gedung/toko mengalami kerusakan dan 27 orang ditangkap dalam aksi demonstrasi sejak Sabtu malam yang berlangsung hingga Minggu dini hari pukul 04.30. Aksi protes di hari Minggu sore malam berlangsung relatif tenang dan bubar setelah jam malam berlaku.

Kentucky: Pada Minggu dini hari, pihak kepolisian kota Louisville menangkap lebih dari 40 orang pengunjuk rasa yang melakukan tindakan anarkis seperti penjarahan dan pencurian. Sebanyak lima orang petugas kepolisian juga menjadi sasaran aksi penembakan namun tidak ada yang terluka. Meskipun jumlah pengunjuk rasa relatif lebih kecil dibanding malam sebelumnya, namun Wali Kota Fischer tetap memberlakukan jam malam hingga Senin pagi.

Pada Minggu sore malam kondisi relatif terkendali. Setelah berlaku jam malam (20.00), polisi mulai membubarkan massa yang berkumpul di Hall of Justice dengan gas air mata. Nebraska: Di kota Lincoln, 21 demonstran ditangkap pada Minggu dini hari. Selain itu juga dilaporkan 2 orang anggota polisi yang mengalami cedera saat bertugas mengamankan aksi. Sementara pada unjuk rasa Minggu sore malam aksi berakhir pukul 23.00 setelah dibubarkan paksa polisi dengan gas air mata dan beberapa orang ditangkap.

Ohio: Aksi unjuk rasa kembali terjadi di beberapa kota di Ohio pada Minggu sore, di antaranya: Di kota Cincinnati pengunjuk rasa berkumpul di Inwood Park dan depan pengadilan Hamilton County serta berlanjut ke Balai Kota hingga pukul 21.00. Massa yang semula mengabaikan perintah jam malam akhirnya dibubarkan paksa polisi setelah berlakunya jam malam. Sebanyak 100 orang dilaporkan ditangkap polisi.

Di kota Toledo demonstran berkumpul di depan Franklin Park Mall pada Minggu sore, kemudian bergerak menuju pusat kota setelah malam. Polisi tampak berjaga jaga aksi yang berjalan damai. Ribuan demonstran yang berkumpul dan berjalan kaki di sekitar pusat kota membubarkan diri setelah jam malam. Sementara di kota Dayton, sekitar 100 pengunjuk rasa yang berkumpul sejak Minggu siang mulai membubarkan diri setelah polisi mengingatkan jam malam yang mulai berlaku pukul 19.00. Sekitar 10 pengunjuk rasa ditangkap karena melanggar jam malam.

Demikian halnya di kota Columbus, aksi damai yang berlangsung sejak Minggu siang di Statehouse terpaksa dibubarkan aparat menggunakan semprotan lada menjelang jam malam. Garda Nasional dilaporkan berjaga di sejumlah titik di pusat kota Columbus, yang juga menerapkan jam malam sejak Minggu (22.00) sampai Senin (06.00). Pemerintah kota Cleveland (Ohio) menerapkan jam malam sejak Minggu (31/5/2020) pukul 12.00 hingga Senin pagi pukul 08.00.

Sebagian besar toko toko di Cleveland yang terkena aksi penjarahan pada Minggu dini hari (yang baru saja dibuka kembali setelah relaksasi kebijakan tetap di rumah) ditutup kembali sampai w aktu yang tidak ditentukan. Sementara toko toko lain yang tidak terkena jarahan juga ikut tutup mengantisipasi aksi demonstrasi lanjutan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *