Dominasi The Reds hingga Jurgen Klopp Deretan Fakta Menarik Pasca Laga Everton vs Liverpool

Berbagai fakta menarik tersaji setelah pertandingan sengit antara Everton versus Liverpool, Senin (22/6/2020). Laga bertajuk Derby Merseyside yang mempertemukan antara Everton kontra Liverpool harus berakhir tanpa gol di Stadion Goodison Park. Tentu sebuah kerugian bagi Liverpool yang ingin segera memastikan gelar juara Liga Inggris pada pekan mendatang.

Pasukan Jurgen Klopp sekarang masih berada pada puncak klasemen dengan koleksi 83 poin. Torehan satu poin ini juga menjadi catatan hasil imbang kedua kali Liverpool setelah sebelumnya pernah ditahan Manchester United pada putaran pertama lalu. Berikut beberapa fakta menarik yang tersaji dalam laga antara Everton kontra Liverpool, dilansir :

Di semua kompetisi, Liverpool tercatat belum terkalahkan dalam 21 pertandingan terakhir mereka melawan Everton. Catatan tersebut tentu menguatkan dominasi Liverpool atas rival sekotanya tersebut. Catatan menarik kedua adalah ternyata babak pertama derby merseyside dalam empat edisi terakhir yang digelar di Goodison Park terasa membosankan.

Bagaimana tidak, dalam empat edisi tersebut belum pernah satu kalipun tercipta gol di paruh pertama laga. Selain tanpa gol dalam empat edisi terakhir, total sudah tujuh dari delapan derby Merseyside terakhir yang dihelat di Goodison Park harus berakhir tanpa gol. Catatan tersebut tentu membuat Everton harus lebih bekerja keras untuk setidaknya bisa mencetak gol sekaligus mendulang kemenangan di depan publiknya sendiri.

Jurgen Klopp selaku pelatih Liverpool dapat dikatakan cukup tangguh setiap timnya berhadapan dengan Everton. Pelatih berdarah Jerman tersebut kini telah melakoni lebih banyak pertandingan melawan Everton di semua kompetisi tanpa sebuah kekalahan. Torehan 7 kemenangan dan 4 hasil imbang dalam 11 laga menjadi catatan superior Jurgen Klopp setiap bertemu The Toffes.

Babak pertama dimulai, Everton selaku tim tuan rumah mencoba menerapkan penguasaan bola terhadap tim tamu sejak awal laga. Tiga menit laga berjalan, Everton mendapatkan peluang emas pertamanya melalui Richarlison. Pemain asal Brasil tersebut hampir saja mencetak gol pemecah kebuntuan setelah lolos dari pengawalan Fabinho.

Hanya saja, sepakan kaki kirinya harus berada tipis di sisi gawang Liverpool yang dijaga oleh Alisson Becker. Lima menit laga berlangsung, Liverpool yang tampil tanpa Mohammed Salah sejak awal laga belum mampu mencetak satu pun peluang. Takumi Minamino mencoba peruntungannya dengan melepaskan tembakan dari luar kotak penalti Everton.

Tendangan pemain asal Jepang tersebut terlihat masih belum menemui sasaran. Tempo permainan berjalan sedang dan kedua tim saling berburu gol pemecah kebuntuan. Sadio Mane yang beroperasi di sisi sayap kiri menjadi salah satu tumpuan utama Liverpool dalam menyerang.

Di pos kanan, pergerakan yang ditunjukkan oleh Alexander Arnold belum terlihat agresif seperti biasanya. Umpan umpan silang yang coba dikirimkan oleh Arnold masih belum bisa menjangkau para pemain depan Liverpool. Dua puluh menit berlangsung, Liverpool terlihat belum menciptakan satu peluang berbahaya ke gawang tuan rumah yang dijaga Jordan Pickford.

Umpan satu dua cepat mulai diperagakan oleh para pemain Liverpool. Ketidakhadiran Mohammed Salah terasa cukup berpengaruh terhadap sisi penyerangan Liverpool dalam laga kali ini. Sisi sayap Liverpool terlihat belum mampu menembus lini pertahanan tim tuan rumah yang dikawal oleh Seamus Coleman dan Lucas Digne.

Richarlison mendapatkan peluang keduanya setelah mampu menyundul bola dari eksekusi bola mati timnya. Hanya saja, sundulan yang ia lepaskan hanya berada di atas gawang Liverpool yang dijaga oleh Alisson. Tak berselang lama melalui serangan balik cepat, Roberto Firmino gagal memanfaatkan peluang emas yang didapatkannya.

Sepakan kaki kirinya justru masih melebar di sisi kiri gawang Everton. Tiga puluh menit laga berlangsung, skor masih tanpa gol dimana kedua tim masih belum bisa mencetak gol pemecah kebuntuan. Beberapa waktu kemudian, serangan coba diinisiasi oleh tuan rumah lewat Richarlison.

Lagi lagi, duet antara Joel Matip dan Virgil Van Dijk masih terlihat cukup kokoh di jantung pertahanan Liverpool. Memasuki menit ke 40, James Milner harus ditarik keluar karena mengalami cedera. Hingga babak pertama berakhir, skor kacamata masih menghiasi laga kedua tim di Stadion Goodison Park.

Paruh kedua dimulai, tempo permainan kedua tim diharapkan mampu semakin meningkat. Everton mendapatkan peluang kembali ketika salah seorang pemainnya melepaskan tendangan ke gawang. Beruntung, tendangan dari Calvert Lewin belum menemui sasaran yang diinginkan.

Liverpool masih terlihat mendominasi penguasaan bola dengan presentase mencapai 66%. Memasuki menit ke 53, Sadio Mane dilanggar dengan keras oleh bek Everton, Seamus Coleman di depan kotak penalti tuan rumah. Alexander Arnold yang menjadi algojo belum mampu menciptakan peluang emas melalui skema tendangan bebas tersebut.

Tendangan yang ia lepaskan berhasil diantisipasi oleh pagar hidup Everton yang membuat bola harus keluar dan tendangan pojok bagi tim tamu. Beberapa kali tusukan yang coba dilakukan oleh Sadio Mane dan Alexander Arnold masih belum bisa menciptakan peluang berbahaya. Divock Origi coba dimasukan untuk menambah daya gedor Liverpool demi gol pemecah kebuntuan.

Hanya saja, memang kedisplinan lini pertahanan tuan rumah mampu menghalau setiap serangan yang coba dilakukan Liverpool. Cedera kembali mendera salah satu pemain Liverpool dalam laga kali ini yakni Joel Matip. Cederanya Joel Matip memaksa Jurgen Klopp kembali melakukan pergantian pemain dengan memasukan Dejan Lovren.

Memasuki menit ke 80, Everton justru semakin gencar dalam menyerang lini pertahanan Liverpool. Hingga babak kedua berakhir, skor tanpa gol mewarnai derby Merseyside kali ini. Jordan Pickford; Mason Holgate, Michael Keane, Seamus Coleman, Lucas Digne; Andre Gomes, Tom Davies, Anthony Gordon, Alex Iwobi; Richarlison, Dominic Calvert Lewin

Alisson Becker; Alexander Arnold, Joel Matip, Virgil Van Dijk, James Milner; Fabinho, Jordan Henderson, Naby Keita; Takumi Minamino, Sadio Mane, Roberto Firmino

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *