Ini Alasannya Kisah ‘Kehadiran’ Ustaz Jefri Al Buchori saat Motor Almarhum Dibeli Ustaz Zacky Mirza

Ustaz Zacky Mirza telah resmi membeli motor milik almarhum Ustaz Jefri Al Buchori alias Uje. Motor penuh kenangan bagi keluarga Uje tersebut akhirnya berpindah tangan. Bukan tanpa alasan Ustaz Zacky Mirza membeli motor gede milik almarhum Uje ini.

Terlebih motor tersebut merupakan motor terakhir yang dikendarai Uje sebelum meninggal duna. Seperti yang diketahui, Ustaz Jefri Al Buchori sudah tujuh tahun meninggal dunia. Dai kondang yang akrab disapa Uje ini menghembuskan napas terakhirnya pada 26 April 2013 silam.

Ustaz Jefri Al Buchori meninggal dunia akibat kecelakaan maut di wilayah Pondok Indah, Jakarta Selatan. Kini setelah tujuh tahun pasca kecelakaan yang mengakibatnya meninggalnya Uje, motor tersebut berpindah tangan. Ustaz Zacky Mirza yang membeli sepeda motor hadiah ulang tahun dari Ummi Pipik ini mengurai cerita dibaliknya.

Ustaz Zacky Mirza sendiri awalnya merasa ragu dan parno untuk membeli motor berwarna hijau itu. Tentu saja kekhawatiran yang dirasakannya ini berkaitan dengan peristiwa yang merenggut nyawa Uje tujuh tahun lalu. Namun dikarenakan ada niat mulia, Ustaz Zacky Mirza akhirnya membeli motor tersebut pada ibunda Uje, Umi Tatu.

Pembelian motor kenangan Uje ini juga disetujui oleh putra Uje, Abidzar Al Ghifari, selaku ahli waris. Melalui tayangan yang diunggah di kanal Youtube Cumicumi, Ustaz Zacky Mirza mengaku membeli motor tersebut karena berniat membantu pesantren yang didirikan Uje. Abidzar sebagai ahli warus pun menerima langsung transaksi jual beli tersebut dengan saksi anak bungsu Uje, Bilal.

Sejak Uje meninggal dunia karena kecelakaan tujuh tahun silam, sempat beredar kabar kalau motor gede ini akan dijual. Namun motor tersebut tak kunjung dipinang oleh pembeli. Kisah kelam di balik motor tersebut kemungkinan menjadi penyebab tak kunjung berpindah tangan.

Bahkan Ustaz Zacky Mirza juga mengakui kalau kemungkinan tersebut juga dirasakan olehnya. "Oh parno banget, ada, ragu ada. Cuma ini kan udah 7 tahun, itu motor harusnya memang bisa jadi manfaat buat pesantren. Ustaz Zacky Mirza pun mengungkap kisah mengejutkan sebelum membeli motor penuh kenangan ini.

Ia mengaku merasakan tanda tanda kehadiran Uje yang menyetujui niatannya untuk membeli motor tersebut. Tanda itu datang melalui keluarga Uje. Kala itu salah satu keluarga Uje merasakan kehadiran almarhum di dekat motor gede ini.

Hal ini terjadi dua hari sebelum Ustaz Zacky Mirza membeli motor itu. "Malam malam waktu mau ke atas sempat lihat kayak sosok almarhum di samping motor, pakai jubah warna krem dan peci beliau," tutur Ustaz Zacky Mirza. Kendati melihat sosok seperti almarhum Uje di dekat motor, keluarga tak berani menghampiri karena takut.

Namun keluarga yakin kalau sosok tersebut adalah almarhum Uje lantaran terlihat sangat mirip. "Cuma pas dilihat sosoknya emang Uje banget. Saya pun kalau mimpi tidak, cuma diyakinkan oleh banyak orang yang Alhamdulillah," lanjutnya. Sebaliknya, sang anak, Abidzar tak merasakan apapun atas kenangan motor tersebut.

"Ngelihat tu motor jadi keinget keinget sih nggak, keinget ada, cuma sedihnya mah enggak. Cuma ini motor kan diakadkan sama Ustaz Zacky kan karena ada niatan baik, buat sedekah ke pesantren," kata Abidzar. Habib Mahdi pun turut mengurai cerita misterius lain kala dititipi motor gede tersebut atas permintaan keluarga. Ketika awal awal dititipi motor gede milik almarhum Uje ini, Habib Mahdi mengaku mendengar motor tersebut tiba tiba menyala sendiri.

"Saya lagi duduk di dalem, motor itu baru 3 hari kalau nggak salah di sini, tiba tiba bunyi suara motor. Saya langsung spontan dan bangun dari tempat itu," ujar Habib Mahdi. Ia pun melakukan itu karena sempat berpikiran kalau Uje datang menemuinya. "Saya keluar, saya lihat kok nggak ada dia. Saya lihat ke motor kok harum banget, saya bilang 'Kyai jangan becanda dong'," kenangnya.

Ketika proses jual beli motor berlangsung, Ummi Pipik tak terlihat di sana. Kendati Ummi Pipik tak ada, Abidzar mengatakan kalau sang bunda sudah setuju dengan penjualan motor tersebut. Hal ini lantaran motor itu sudah menjadi milik Abidzar sebagai ahli waris.

"Kalau Umi sih dari dulu udah angkat tangan karena ini kan udah diserahin ke anak laki paling tua karena ini memang warisan ke anak bukan istri, jadi itu sudah motor saya," kata Abidzar.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *