Konser Ivan Nestorman Bikin Panorama Indonesia Kian Mempesona

Sensasi musik timur Indonesia menghentak di Toba Dream, Jakarta Selatan, Jumat malam (14/3/2020). Sensasi ini mengalir alami bak angin laut yang menyapa pantai Indonesia timur. Adalah Ivan Nestorman yang menyajikan sensasi itu dalam konser mini. Konser yang dikemas dalam ruangan kecil ini menjadikan pemusik dan penonton tak berjarak. "Kita menyatu dalam pertemuan penuh persahabatan," ungkap Ivan.

Tema konser mini pria kelahiran Manggarai, Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT) pada 18 Februari 1967 ini adalah Among Friends. Sebabnya, dalam konser ini Ivan benar benar berada di antara teman teman baik di antara para pemusik dan juga para penonton. Dalam konser ini ada Edo Kondologit, Dwiki Dharmawan dan Gilang Ramadhan. Tiga nama ini adalah sahabat Ivan. Ivan lah yang membuat lirik lirik dalam album pertama Edo. Sementara Dwiki, mempunyai passion yang sama dalam mempromosikan musik etnis kontemporer. Sedangkan Gilang Ramadhan, adalah teman band Ivan saat di Nera dan Komodo Project.

Dalam konser ini, Ivan juga turut menampilkan dua anak muda NTT. Mereka adalah Gabriela Fernandez dan Benito Labanoz. Di dunia musik, Ivan ini contoh kesetiaan pada jalur yang ditempuh. Ia berpegang teguh pada musik tradisi NTT, namun di saat yang sama dikawinkan dengan budaya pop, salah satunya jazz. Ivan pun dikenal sebagai pemusik ne tradisi. Musik musik Ivan, yang kemudian menjadi akrab di telinga orang NTT, dan bahkan menjadi musik rakyat, tetap menjadi universal. Ivan pun mampu membawa musik NTT dikenal secara global. Secara tak langsung, Ivan membawa pesona kampung halamannya lebih menduia.

Tokoh nasional yang sangat mencintai keragaman Indonesia, Maruarar Sirait, mengucapkan selamat untuk Ivan Nestorman yang sukses dalam konser tadi malam itu. Menurut Maruarar, Ivan adalah salah satu contoh musisi yang mencintai Indonesia dengan sepenuh hati. "Kecintaan itu dijalankan dengan penuh komitmen dan konsistensi. Caranya, dengan mengenalkan terus menerus Flores dan NTT kepada dunia lewat musik," kata Ara, demikian ia disapa, yang senantiasa mendorong kebudayaan Indonesia terus menggema. Ivan, sambung Maruarar, sejatinya sedang mengamalkan nasionalisme melalui dunia musik. Yaitu nasionalisme sebagaimana kata Bung Karno, yang menjadi tamansari dari berbagai keragaman Nusantara.

"Hingga lewat musik Ivan, panorama Indonesia kian mempesona," demikian kata Maruarar.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *