Pakar Sebut Ekspresi & Tingkah Teddy Saat Ceritakan Kematian Lina Berubah Saat Singgung Pemakaman

Pakar mikro ekspresi, Poppy Amalya mengungkap artis ekspresi dan gerak gerik Teddy saat ceritakan kematian Lina. Tak hanya polisi, pakar mikro ekspresi, Poppy Amalya juga turut memperbincangkan buntut kecurigaan kematian Lina, mantan istri Sule. Kepergian Lina mantan istri Sule yang mendadak masih menjadi bahan perbincangan publik.

Sosok Teddy Pardiyana, suami dari Lina pun tak luput dari sosrotan. Terlebih setelah Sule dan Rizky Febian mengungkap banyak kejanggalan atas kematian Lina. Sebagai lanjutan dari pemeriksaan atas pelaporan Rizky Febian, Tedy pun menjalani pemeriksaan oleh penyidik.

Bukan hanya polisi yang membantu mengungkap petunjuk kebenaran kejanggalan kematian Lina. Tetapi pakar ekspresi pun justru turut mengungkap sosok Tedy. Seperti yang dikutip dari kanal youtube Jumat (10/1/2020).

Pakar mikro ekspresi, Poppy Amalya, menguak ekspresi Tedy suami Lina saat menghadapi sejumlah awak media. Menurut Poppy Amalya, terlihat dari ekspresi Tedy memang terlihat sedih. Hal itu dilihat dari alis matanya yang agak turun ke bawah.

Hanya sesuatu keanehan saat Tedy berbicara soal pemakaman, ekspresinya berubah. "Cuma saat dia berbicara pemakaman, kita lihat dia mengusap hidungnya," ujar Pakar mikro ekspresi, Poppy Amalya. Indikasi seseorang memang hidung bisa jadi beberpa faktor, kata Poppy.

Salah satunya yang umum adalah karena merasa gatal. Menurutnya gatal tersebut bisa disebabkan lantaran pipa kapiler pada hidung terbuka. Hal itu juga dipicu karena adrenalin naik.

Menurut Poppy saat berbicara soal pemakaman itulah terindikasi adanya kecemasan Tedy. Demi mengusut kebenaran kejanggalan kematian Lina, sejumlah saksi diperiksa, termasuk Tedy, suami Lina. Selain itu, putri dari Sule dan Lina, Putri Delina pun ikut diperiksa.

Keduanya, Tedy dan Putri Delina menjalani pemeriksaan oleh penyidik Satreskrim Polrestabes Bandung, Jumat (10/1/2020) kemarin. Pemeriksaan ini terkait dengan kematian Lina yang dilaporkan anak pertama Sule, Rizky Febian, mengenai dugaan kejanggalan kematian Lina. Lantas apa saja hal hal yang didapatkan saat pemeriksaan?

Tedy suami Lina menjalani pemeriksaan berlangsung sekira 4 jam lebih lamanya. Tedy datang menghadiri pemeriksaan sekitar pukul 13.00 WIB. Tedy datang mengenakan jaket biru serta peci hitam.

Menurut Tedy, kemungkinan akan ada pemeriksaan lanjutan lainnya. Tedy mengatakan pertanyaan yang diajukan kepada nya adalah seputar obat yang dikonsumsi Lina. Selain itu, ia menjelaskan pola makan Lina, dan aktivitas keseharian Lina.

Menurutnya, pertanyaan pertanyaan itu cukup mudah dijawab olehnya. "Pertanyaannya seputar perihal dari obat yang dikonsumsi, belum kesehariannya gimana terus dari pola makannya gimana." "Itu baru beberapa pertanyaan yang masih simpel. Belum yang lainnya lagi," ujar Tedy di halaman Satreskrim Polrestabes Bandung, Jalan Jawa.

Selain Tedy, anak perempuan Lina, Putri Delina juga turut diperiksa penyidik Satreskrim Polrestabes Bandung. Putri Delina diperiksa selama kurang lebih 5 jam. Ia diperiksa dari pukul sekitar 18.30 WIB hingga pukul 23.30 WIB malam, kemarin (10/1/2020).

Putri Delina mengaku ada 15 hingga 16 pertanyaan yang diajukan kepadanya. Salah satu penyidik menyebutkan, Putri ditanyai banyak pertanyaan seputar kematian Lina pada Sabtu (9/1/2020). "Yang ditanyakan banyak lah. Terkait saat kematian dia ada di rumahnya itu," ujar seorang penyidik saat ditanya soal berapa banyak pertanyaan yang ditanya penyidik serta peran Putri.

Putri Delina datang mengenakan kerudung hitam. Ia datang didampingi seorang perempuan dan dua pria lainnya. Saat keluar, Putri tidak memberikan pernyataan apapun terkait pemeriksaan selama lima jam itu. Dia hanya tersenyum saat ditanya.

"Nanti saja ya kang, kasihan sudah kecapean dari tadi pagi belum istirahat," ujar Aris. Hal senada dikatakan Tedy yang sejak awal menemani. "Mohon maaf ya kang, kasihan juga Putri nya kecapekan," kata Tedy. Tedy mangaku sepekan ini setelah kepergian Lina sebenarnya dirinya merasa kelelahan.

Mengaku harus mengurus putra kecilnya dengan Lina, ia pun mengurus perkara demi mengusut kebenaran kematian Lina, istrinya. "Ya, cukup melelahkan sebenarnya. Tapi harus kooperatif karena biar engak jadi teka teki ke masyarakat. Biar almarhumah Bunda Lina juga tenang di alam sana. Jadi harus benar benar ekstra sabar," kata Tedy. Seperti diketahui pemeriksaan Tedy dan Putri merupakan kelanjutan dari pemeriksaan terkait pelaporan Rizky Febian ihwal kejanggalan kematian Lina.

Tedy mengaku buntut pelaporan atas kejanggalan kematian Lina tidak membuatnya sakit hati. Tedy mewajarkan pelaporan dari Rizky Febian. "A Iky hanya ingin yang terbaik untuk ibunya, menghabiskan penasaran mengenai penyebab kematian ibunya," ujar Tedy.

Tedy mengaku, tidak menyalahkan siapapun atas kejadian tersebut. Tedy masih meyakini bahwa Lina meninggal secara wajar. Oleh karena itu ia tidak mempermasalahkan pelaporan Rizky.

Sebelumnya diberitakan, Rizky Febian melaporkan kejanggalan kematian ibunya, Lina, ke Polrestabes Bandung pada Senin (5/1/2010). Lina meninggal pada Sabtu (4/1/2020) dan dimakamkan hari itu juga di pemakaman Jalan Sekelimus Utara I Kota Bandung. ā€ˇPelaporan Rizky karena merasa ada kejanggalan dalam kematian ibunya. Kejanggalan tersebut seperti ada warna kebiruan di sekitar wajah dan leher. Menindaklanjuti itu, polisi melakukan olah TKP di rumah Lina dan Tedy di Jalan Neptunus Tengah Kota Bandung pada Rabu (8/1/2020).

Selanjutnya, hari ini, polisi membongkar makam Lina untuk keperluan autopsi. Usai autopsi, jenazah kembali dimakamkan di Nagrog, Ujungberung Bandung. Autopsi dilakukan untuk memastikan penyebab kematian Lina. Dokter forensi RS Sartika Asih Bandung, AKBP Robert Tanjung, otopsi selesai dan akan ditindak lanjuti dengan pemeriksaan toksikologi di Puslabfor Mabes Polri.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *