Pengakuan YouTuber Ferdian Paleka Tak Turuti Saran sang Ayah, Kini Terancam 12 Tahun Penjara

Youtuber Ferdian Paleka ditangkap oleh tim kepolisian dari Satreskrim Polrestabes Bandung dan Jatanras Polda Jabar pada Jumat (8/5/2020) dini hari. Polisi berhasil mengamankan Ferdian bersama temannya di ruas jalan tol Tangerang Merak, Banten. Mengenai dugaan ada anggota keluarga yang turut terlibat membantu pelarian, Ferdian Paleka menyebut sang ayah justru sempat memintanya menyerahkan diri.

Hal itu disampaikan dalam video yang diunggah di kanal YouTube KompasTV, Ferdian Paleka menolak saran sang ayah yang memintanya untuk menyerahkan diri ke polisi. Namun Ferdian yang merasa takut dan panik tidak mengindahkan perintah ayahnya justru malah melarikan diri.

"Ayah saya menyarankan saya untuk menyerahkan diri," ungkap Ferdian. "Saya panik, saya takut, karena banyak orang yang berdatangan ke rumah orang tua saya." "Jadi saya memilih untuk kabur," sambungnya.

Seperti diketahui, Ferdian Paleka dan dua temannya melakukan aksi prank memberikan sembako berisi sampah dan batu kepada para waria di Kota Bandung, Jawa Barat. Setelah kejadian seperti ini, mereka terancam hukuman 12 tahun penjara. Kasatreskrim Polrestabes Bandung, AKBP Galih Indragiri menginformasikan terkait penangkapan Ferdian Paleka.

Hal itu disampaikan AKBP Galih Indragiri dalam video yang diunggah di kanal YouTube KompasTV, Jumat (8/5/2020). Galih membenarkan, pihaknya telah berhasil mengamankan Ferdian yang sebelumnya menjadi buronan polisi. "Perlu saya sampaikan, jadi memang benar kita sudah amankan."

"Kita bergabung dengan Subdit Jatanras, Polda Jawa Barat," jelas Galih Indragiri. Sebelumnya, satu teman Ferdian yang berinisial T sudah terlebih dahulu ditetapkan sebagai tersangka. Orang tua Ferdian juga diperiksa polisi karena diduga sengaja menyembunyikan sang anak.

Galih memastikan, pelarian Ferdian Paleka dibantu oleh orang tuanya. Ayah dari Ferdian ditemukan di dalam mobil yang disita polisi di Cileungsi, Bogor. "Yang bersangkutan (ayah Ferdian) sudah terindikasi membantu terlapor untuk melarikan diri," lanjutGalih.

Polisimenyita sedan hitam milik Ferdian Paleka yangdigunakan saat melakukan prank itudiamankan dari luar Bandung Raya. Adapun mobil yang disita adalah sedan Toyota Vios dengan plat nomor D 1030 CW. Mobil itu yang digunakan Ferdian dan teman temannya untuk mengangkut dus berisi sampah.

Dengan temuan mobil tersebut, Ferdian diduga tengah berupaya kabur ke luar Jawa Barat,dilansir oleh . Diberitakan sebelumnya, dalam salah satu video yang diunggah di akun YouTube nya, Ferdian dan dua temannya melakukan prank kepada waria di Bandung. Ferdian Paleka membuat prank dengan membagikan dus yang bukan berisi makanan.

Namun dus mie instan tersebut berisi batu dan sampah. "Kita akan membagikan sembako bahan pangan yang isinya batu bata dan sampah." "Kalau ada b*****g, kardus kardus ini kita bagi. Kalau tidak ada, berarti kota ini aman dari waria," kata Ferdian, dikutip dari .

Ferdian dan teman temannya kemudian bertemu sejumlah waria di pinggir jalan raya. Mereka turun dari mobil dan membagikan dus berisi sampah itu. Sementara itu, dua waria yang mengira benar benar mendapatkan bantuan tersebut terlihat bahagia menerima sebuah dus.

Tak hanya itu,Ferdian Paleka dan dua temannya sambil cekikian naik mobil. Ferdian juga meminta aksi tak terpuji mereka tidak dihujat. "Mereka juga enggak mematuhi pemerintah, PSBB."

"Dia juga tidak mematuhi pemerintah, jadi kalian jangan hujat kita, kita hanya mau membantu pemerintah," ujarnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *