Penjaga Pos Covid-19 di Rote Ndao Dibunuh 3 Pria, Masalah Tanah Jadi Pemicu

Kasus pembunuhan penjaga pos Covid 19 di Desa Nusakdale, Kecamatan Pantai Baru, Kabupaten Rote Ndao, Nusa Tenggara Timur (NTT) terungkap. Penyidik Satreskrim Polres Rote Ndao berhasil, menangkap tiga pelaku pembunuhan terhadap Jusuf Ledo (59). Pelaku masing masing atas nama Yepta Elia alias Yef (45), Matan Elfianus Elia alias Mat (32), dan Steven Bolla alias Even (47). Kasubag Humas Polres Rote Ndao Aipda Anam Nurcahyo mengatakan dari hasil pemeriksaan, pembuhan dilakukan karena seorang pelaku sakit hati terkait masalah tanah.

"Dari hasil pemeriksaan terhadap para pelaku dan saksi, diketahui motif pembunuhan karena masalah tanah," ungkap Anam, saat dihubungi Kompas.com melalui sambungan telepon, Rabu (6/5/2020) malam. Anam menyebut, pelaku Matan memiliki masalah jual beli tanah dengan korban. Pada Jumat, 24 April 2020, korban dan Matan sempat bersitegang membicarakan masalah tanah.

Sakit hati, Matan merencanakan untuk membunuh korban. Dibantu dua temannya, eksekusi dilakukan pada 28 April 2020 sekitar pukul 00.00 WITA. Ketiganya datang ke pos jaga dan memukuli dada korban dengan batu.

Para pelaku juga menggunakan kayu untuk memukul kaki dan tangan korban. Korban tewas dengan banyak luka di sekujur tubuh. Sebelumnya diberitakan, Jusuf Ledo (59), penjaga gerbang masuk Desa Nusakdale, Kecamatan Pantai Baru, Kabupaten Rote Ndao, ditemukan tewas dengan tubuh penuh luka.

Jasad Jusuf ditemukan di dalam pos jaga gerbang masuk Desa Nusakdale, Selasa (29/4/2020). Jusuf bertugas sebagai penjaga gerbang desa, untuk mencegah penyebaran Covid 19 masuk ke Desa Nusakdale.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *