Sang Pacar Ikut Diamankan Wanita Pembuang Bayi di Sungai Danau Diciduk Polisi

Tersangka pembuang bayi di Sungai Danau telah ditangkap jajaran Polsek Satui, berkat kerja sama tim antara Unit reskrim dan unit intelkam Polsek. Polsek mengamankan ibu dari bayi tersebut yakni RNP (20), yang juga merupakan warga Sungai Danau. Dia ditangkap pada Sabtu (18/7/2020) sekitar pukul 22.00 wita dari rumahnya yang kemudian dibawa ke Puskesmas Satui untuk divisum.

Setelah divisum, diketahui kebenaran bahwa RNP adalah ibu dari bayi yang ditemukan warga di RT 13 Desa Sungai Danau pada Jumat sore. "Setelah itu langsung dibawa dan diinterogasi, pelaku mengakui perbuatannya," sebut Kapolsek Satui, Iptu Wahyudi kepada banjarmasinpost.co.id. Dari keterangan tersangka, pria yang diduga menghamili RNP juga turut diamankan anggota di Polsek Satui.

"Kita juga amankan pria yang diduga menghamili tersangka. Namun masih kami dalami perannya seperti apa, termasuk saksi saksi lainnya," katanya. Misteri pembuang mayat bayi laki laki yang masih lengkap dengan plasenta dan ari arinya diungkap jajaran Polsek Satui Polres Tanahbumbu. Jajaran reskrim dan unit intelkam Polsek Satui dipimpin Kapolsek Iptu Wahyudi melakukan penyelidikan dan mendapati ciri ciri pelaku.

Pelaku warga Sungai Danau, Kecamatan Satui, Kabupaten Tanahbumbu itu ditangkap di rumahnya Jalan Angkasa, Sabtu (18/7/2020) sekitar pukul 22.00 Wita. Pelaku atau sang ibu bayi laki laki itu berinisial RNP (20) kini sudah diamankan di Polsek Satui untuk diproses lebih lanjut. Kapolres Tanbu AKBP Sugianto Marweki SIK melalui Kapolsek Satui, Iptu Wahyudi, Minggu (19/7/2020) membenarkan penangkapan tersebut.

Perempuan yang diduga membuang bayinya juga tak bisa mengelak usai tim Polsek mendatangi rumahnya. "Jadi informasi sudah kita kumpulkan dan akhirnya merujuk kepada seseorang. Setelah itu kita jemput dan visum di Puskesmas Satui, dan tanda tanda usai melahirkan dan susu masih kencang hingga mengeluarkan cairan (air susu) dan masih dalam keadaan nifas, pelaku akhirnya mengakui perbuatannya," katanya. Pelaku RNP langsung digelandang ke Mapolsek untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya itu.

"Pelaku ini ternyata juga masih berstatus belum menikah," kata Iptu Wahyudi. Sebelumnya bayi itu ditemukan pemancing di belakang rumah warga di Jalan Biduri RT 13 Desa Sungai Danau. Sementara jarak lokasi bayi ditemukan dari rumah tersangka sekitar 50 meter.

"Dugaan kita, usai minum penggugur janin, tersangka ini mau buang air besar dan ternyata malah bayinya yang ke luar dan jatuh ke sungai tanpa adanya upaya menolong," kata Kapolsek Satui, Iptu Wahyudi. Dari situ, tersangka melakukan pembiaran dan tidak melakukan upaya menolong bayinya saat keluar dari perutnya. "Jadi bayi itu diperkirakan hanyut terbawa air sungai sekitar 50 meter dari lokasi penemuan bayi," katanya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *