Tanpa Conte & Skriniar Nerazzurri Butuh Konsistensi Prediksi Susunan Pemain Parma vs Inter Milan

Laga tandang Inter Milan untuk menghadapiParma, lanjutan Liga Italia dipastikan tanpa sang pelatih, Antonio Conte, dan bek tengah andalannya, Milan Skriniar. Pertandingan lanjutan Liga Italia pekan 29 antara Parma vs Inter Milan akan berlangsung di Stadion Ennio Tardini, Senin (29/6/2020), pukul 02.45 WIB. Jelang laga tandang pekan ini, Nerazzurri (Inter Milan) dipastikan tak diperkuat oleh Antonio Conte dan Milan Skriniar.

Antonio Conte mendapatkan hukuman tak bisa mendampingi timnya sebanyak satu laga setelah menerima hukuman dari Komisi Disiplin Sepak Bola Italia. Tepatnya pasaca pertandingan Inter Milan kontra Sassuolo, Kamis (25/6/2020), Allenatore (pelatih) asal Italia itu telah mendapatkan teguran keras sebanyak lima kali. Di mana imbasnya ialah harus menerima hukuman tersebut.

Hal yang sama terjadi pada diri pemain belakang andalan Inter Milan, Milan Skriniar. Pemain Timnas Slovakia itu mendapatkan sanksi tak bisa ikut bertanding untuk membela timnya sebanyak 3 laga. Hukuman yang diterima Skriniar saat pertandingan kontra Sassuolo, di mana ia mendapatkan dua kartu kuning yang berujung kartu merah.

Tak sampai disitu, protes keras yang dilakukan mantan pemain Sampdoria itu membuat hukuman tak bisa bertanding pun bertambah. Sebagai gantinya, laga manghadapi AC Parma, Inter Milan akan didampingi sang asisten pelatih, Cristian Stellini. Selain nama Milan Skriniar yang absen, terdapat beberapa amunisi lainnya yang diprediksi tak akan bsia diturunkan.

Setidaknya terdapat tiga gelandang tengah andalan Antonio Conte yang belum bisa diturunkan dalam laga kali ini. Ketiga pemain tersebut ialah Marcelo Brozovic, Stefan Sensi, dan Matias Vecino. Namun Inter Milan tidak perlu dipusingkan untuk absennya ketiga gelandang tersebut.

La Beneamata (Inter Milan) memiliki deretan gelandang kelas wahid yang sama baiknya untuk mengisi posisi tersebut. Di antaranya ialah Christian Eriksen, Nicolo Barella, dan Roberto Gagliardini. Peluang Eriksen untuk bermain sejak menit awal laga terbuka lebar.

Diungkapkan oleh Cristian Stellini, Eriksen memiliki progress permainan yang bergerak ke arah positif. "Perkembangan permainan Eriksen setiap harinya semakin membaik, itu membuat tim kami sangat terbantu," tukasnya, seperti yang dilansir dari "Saya rasa dengan permainan yang ia miliki ditunjang dengan kkualitasnya, ia memiliki peluang untuk starting lebih besar di laga laga selanjutnya," tambahnya menjelaskan.

Peran Eriksen sendiri sedikit berubah saat memilih bergabung bersama Inter Milan dari Tottenham Hotspur. Pemain Timnas Denmark itu kini berposisi sebagai gelandang serang sekaligus Trequartista . Di mana pergerakan Trequartista banyak beroperasi di belakang ujung striker atau duet barisan penyerangan suatu tim.

Berbicara mengenai duet penyerangan, Inter Milan dalam laga tandangnya kali ini diprediksi besar akan menurunkan duet andalannya, Lautaro Lukaku. Keduanya sejauh ini telah mengemas 31 gol. Rinciannya, Romelu Lukaku menggelontorkan 19 gol, berbanding 12 gol milik Lautaro Martinez. Peran Eriksen akan lebih banyak beroperasi di bleakang keduanya.

Untuk penyokong aliran permainan Eriksen, Nicolo Barella maupun Roberto Gagliardini diprediksi memiliki kesempatan tersebut. Khusus untuk jantung pertahanan, Diego Godin, Ranocchia, dan Stefan de Vrij memiliki peluang untuk membentuk tiga bek sejajar. Inter Milan sendiri butuh konsistensi untuk dapat bersaing dengan Lazio dan Juventus dalam perebutan gelar di musim ini.

Beberapa kali, tim asuhan Antonio Conte kerap melepas poin poin krusial yang berujung pada posisi mereka saat ini. Banyaknya poin yang terbuang membuat Lukaku cs saat ini berselisih 11 poin dengan Juventus sebagai pemuncak klasemen. Satu di antara contoh konsistensi yang menjadi masalah ialah laga kandang mereka saat menjamu Sassuolo.

Tepatnya berlangsung di Stadion Giuseppe Meazza, Inter Milan hanya mampu bermain imbang lewat skor akhir laga 3 3. Tentu catatan tersebut bukanlah hasil yang optimal, mengingat Juventus dan Lazio tengah menunjukkan performa terbaiknya musim ini. Sepe;Laurini, Dermaku, Alves, Gagliolo;Hernani, Barilla, Kucka;Kulusevski, Cornelius, Gervinho

Handanovic;Godin, Ranocchia, De Vrij;Candreva, Gagliardini, Barella, Young;Eriksen;Martinez, Lukaku.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *