Ternyata Sembunyi di Kosan Karena Cintanya Tak Direstui Sang Ibu Gadis Cantik Ini Dikabarkan Hilang

Hilangnya gadis cantik berusia 18 tahun bernama Monayuta Tiara Meisani di Tasikmalaya menjadi sorotan masyarakat. Monayuta menghilang sejak pekan lalu, Kamis (3/9/2020). Orangtua Monayuta pun melaporkan hilangnya anak mereka ke Polres Tasikmalaya.

Akhirnya, Monayuta ditemukan di sebuah kosan di Jalan Paseh, Kota Tasikmalaya. Monayuta pun langsung dibawa ke Mapolres Tasikmalaya. Sang gadis pun mengungapkan alasan dirinya minggat dari rumah.

Ternyata Monayuta minggat dari rumah lantaran hubungannya dengan seorang lelaki tak direstui orang tua. "Ternyata ia minggat gara gara soal asmara yang tidak direstuai oleh orang tuanya," kata Kapolres Tasikmalaya, AKBP Hendria Lesmana, di Mapolres, Selasa (8/9). Masalah asmara tersebut dikemukakan langsung Monayuta saat dimintai keterangan di ruang Unit PPA Satreskrim.

"Ia menjalin hubungan asmara dengan lelaki pujaannya berusia sekitar 20 tahun, tapi ia mengaku tak direstui orang tuanya," ujar Kapolres. Kondisi tersebut membuat gadis cantik tinggi semampai ini menjadi tak kerasan tinggal di rumah. Ia mengaku sangat memendam perasaan kecewa.

Puncak kekecewaannya terjadi Kamis (3/9/2020). Ia nekat minggat dari rumah dengan alasan mau belajar di rumah temannya. Saat ini Monayuta tercatat debagai siswi SMA di Sukaraja.

Ia berangkat naik motor bersama seorang temannya dan langsung minggat. Sementara temannya disuruh pulang. "Selama minggat, Monayuta tinggal di sebuah kosan di Jalan Paseh, Kota Tasikmalaya. Di situ pula kami berhasil menemukan dan membujuknya dibawa ke Mapolres dulu untuk dimintai keterangan," kata Hendria.

Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polres Tasikmalaya, akhirnya menemukan Monayuta Tiasa Meisani (18), perempuan cantik yang hilang sejak Kamis (3/9/2020). "Monayuta ditemukan di sebuah kosan di Jalan Paseh, Kota Tasikmalaya, dan langsung dibawa ke Mapolres," kata Kapolres Tasikmalaya, AKBP Hendria Lesmana, Selasa (8/9/2020). Monayuta pergi dari rumahnya di Kampung Citundun, Sesa Mandalawangi, Kecamatan Salopa, Kabupaten Tasikmalaya, Kamis (3/9/2020).

Ia mengendarai sepeda motor bersama temannya mengaku mau belajar di rumah teman. Saat ini Monayuta berstatus siswi sebuah SMA. Namun sejak saat itu Monayuta tidak pulang.

Sepeda motor malah diantarkan temannya. Khawatir terjadi sesuatu, Ade Nurlaela, ibu kandung Monayuta, langsung lapor polisi. Hendria mengatakan, ditemukannya Monayuta, selain karena bantuan pemberitaan media, juga menghimpun keterangan dari sejumlah teman dekatnya.

"Kami kemudian mendapatkan informasi berharga bahwa Monayuta ada di tempat kosan di Jalan Paseh, Kota Tasikmalaya," kata AKBP Hendria Lesmana. Petugas PPA segera meluncur ke lokasi. Ternyata betul Monayuta ada di sana.

"Tanpa kesulitan petugas kami bisa membawa Monayuta ke Mapolres untuk dimintai keterangan," ujar Hendria. Sebelumnya diberitakan, seorang perempuan muda berparas cantik, Monayuta Tiara Meisani (18), dilaporkan menghilang atau meninggalkan rumah. Monayuta merupakan warga Kampung Citundun, Desa Mandalawangi, Kecamatan Salopa, Kabupaten Tasikmalaya.

Ia dilaporkan hilang sejak Kamis (3/9/2020). Ade Nurlaela, ibu kandung Monayuta, saat dihubungi, Senin (7/9/2020), menuturkan, selama ini Monayuta tidak memperlihatkan punya masalah. "Anak saya pergi dari rumah di Citundun sejak Kamis. Hingga sekarang tidak ada kabar beritanya," ujar Ade dengan nada sendu.

Pihak keluarga pun tak bisa melakukan komunikasi dengan Monayuta. Ini karena HP milik Monayuta dalam kondisi tidak aktif. "Saya sudah lapor ke polisi dan polisi pun tidak bisa melacak lokasi anak saya karena HP nya mati," ujar Ade.

Ade berharap siapa saja yang sempat melihat anak kesayangannya itu segera menghubungi dirinya. Warga yang melihat Monayuta bisa meghubunginya di nomor 081288223075. Ciri ciri fisik Monayuta, berparas cantik, rambut sebahu warna coklat.

Tinggi badannya semampai sekitar 160 cm. "Saat meninggalkan rumah, Monayuta mengenakan kaus putih, suiter warna pink serta celana jins biru," ujar Ade. Ia berharap Monayuta bisa segera kembali pulang.

Sehingga mereka bisa kembali berkumpul bersama. Gadis di Bekasi Akhirnya Pulang ke Rumah Gadis berusia 14 tahun bernama Syauqi Adinda Wibowo asal Kecamatan Cibitung, Kabupaten Bekasi yang sempat hilang akhirnya kembali pulang.

Hal ini disampaikan Sugeng Wibowo, ayah kandung Syauqi yang mengatakan, putrinya sudah kembali pulang pada, Minggu, (6/9/2020) kemarin. "Ditemukannya itu pas hari minggu siang jam 10an sudah pulang, enggak sampai tiga hari enggak, diakan malam sabtu (4/9) abis magrib (hilangnya)," kata Sugeng, Senin, (7/9/2020). Menurut dia, putri saat tidak pulang memilih menginap di rumah teman sekolahnya yang berada tidak jauh.

"Pulang diantar sama orangtua temannya dikawal gitu, jadi dia di rumah temannya yang berada di Cibitung juga enggak jauh," ungkapnya. Alasan putrinya tidak pulang selama kurang lebih dua hari akibat takut, motor yang dikendarai rusak akibat menabrak saat dibawa pergi membeli makanan. "Jadi emang anak ini naik motor jatuh, kebetulan motornya agak rusak mau ganti dia enggak ada duit namanya anak masih SMP," ucapnya.

"Jadi dia takut ngumpet di rumah teman sekolahnya, memang sempat dicari ke semua teman sekolahnya, tapi dia (Syauqi) mohon jangan sampe ibunya tahu," tuturnya. Syauqi baru berani pulang lanjut Sugeng, setelah dibujuk oleh orangtua temannya yang dijadikan tempat pelarian. "Dia baru mau pulang setelah dibujuk sama orangtua temannya, akhirnya mau pulang," terang dia.

Sebelumnya diberitakan, gadis berusia 14 tahun bernama Syauqi Adinda Wibowo, warga Perumahan Pesona Gading, Cibitung, Kabupaten Bekasi, hilang usai pamit membeli makanan ke orang tuanya. Diah Solihat ibunda Syauqi mengatakan, putrinya pamit dari rumah sejak, Jumat, (4/9/2020) kemarin sekira pukuln18.00 WIB. "Perginya sejak kemarin magrib, pamit keluar rumah mau beli makanan depan Metland Cibitung," kata Diah saat dikonfirmasi, Sabtu, (5/8/2020).

Dia menjelaskan, putrinya yang masih duduk di bangku kelas 9 SMP itu pergi bersama temannya bernama Amel. Namun, saat pamit dari rumah, Syauqi tidak memberitahukan ke orang tua bahwa dia pergi bersama temannya tersebut. Keluarga juga sempat melaporkan kejadian ini ke Polsek Cikarang Barat agar dibantu dalam proses pencarian.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *