Tiket Masuk Surga hingga Sarana Penghapus Dosa 10 Manfaat Membayar Zakat Fitrah

Orang yang telah membayar zakat berarti sudah menunaikan rukun Islam yang ketiga. Setiap yang diperintahkan oleh Allah SWT pasti memiliki manfaat seperti membayar zakat fitrah. Sebab, zakat fitrah akan bermanfaat bagi saudara yang membutuhkan.

Seorang muslim sudah sepantasnya untuk memenuhi kebutuhan agamanya. Sama halnya seperti salat lima waktu yang wajib, zakat juga termasuk wajib karena termasuk dalam rukun Islam. Selain penyempurna agama, berzakat juga bisa menjadi ladang pahala kita, di bulan puasa atau bulan bulan lainnya.

Saat kita berzakat, maka terbangun pula diri kita untuk menjadi lebih baik lagi. Ketika kita memberi biasanya semakin rendah hati juga pribadi kita. Sehingga dapat menjadi orang yang lebih baik dan bermanfaat untuk orang lain.

Zakat fitrah juga dapat menjadi tiket pintu masuk kita ke Surga. Berdasarkan hadis Rasulullah SAW yang artinya: ”Sesungguhnya di surga terdapat kamar yang luarnya dapat terlihat dari dalamnya dan dalamnya dapat terlihat dari luarnya.” Kemudian ada seorang badui berdiri lantas bertanya, “Kepada siapa (kamar tersebut) wahai Rasulullah?”

Beliau bersabda, “Bagi orang yang berkata baik, memberi makan (di antaranya lewat zakat), rajin berpuasa, salat karena Allah di malam hari di saat manusia sedang terlelap tidur.” (HR. Tirmidzi) Membayar zakat fitrah berarti kita berinteraksi dengan orang orang yang membutuhkan zakat. Semakin kita mengetahui kondisi para penerima zakat, maka semakin kuat juga tali persaudaraan kita.

Allah berfirman ”Katakanlah: “Sesungguhnya Tuhanku melapangkan rezeki bagi siapa yang dikehendaki Nya di antara hamba hamba Nya dan menyempitkan bagi (siapa yang dikehendaki Nya)”. Barang apa saja yang kamu nafkahkan, maka Allah akan menggantinya dan Dia lah pemberi rezeki yang sebaik baiknya.” (QS Saba’: 39). Mengeluarkan zakat fitrah juga berarti memberikan bantuan untuk orang lain terutama 8 golongan penerima zakat yang telah tertera dalam Surat At Taubah ayat 60.

Semakin kita banyak berzakat maka semakin banyak pula kita bantu banyak orang. Zakat juga memiliki arti seperti pembersih diri. Sebagaimana firman Allah SWT: “Ambillah zakat dari sebagian harta mereka, dengan zakat itu kamu membersihkan dan mensucikan mereka dan mendoalah untuk mereka.

Sesungguhnya doa kamu itu (menjadi) ketenteraman jiwa bagi mereka. Dan Allah Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui.” (QS. At Taubah: 103). Dalam menunaikan zakat fitrah, tentu ada aturannya terlebih dahulu. Seorang amil zakat sudah seharusnya dapat membagikan dana zakat sesuai dengan porsi masing masing.

Selain menyucikan, zakat juga sering disebut sebagai penghapus dosa. Seperti dalam Firman Allah pada Surat At Taubah 103: “…zakat itu kami membersihkan dan mensucikan mereka…” Oleh karena itu, sering seringlah kita berzakat sebagai sarana penghapus dosa kita.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *